Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) DPC Kabupaten Bogor berkontribusi dalam Car Free Day (CFD) Kabupaten Bogor dengan menggelar Senam Pencegahan Osteoporosis di Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 400 peserta ini merupakan bagian dari agenda senam rutin yang diinisiasi KORMI Kabupaten Bogor di CFD.
Peserta terdiri dari masyarakat penggiat olahraga sekitar Jalan Raya Tegar Beriman, para Instruktur Osteoporosis Perwatusi (IOP), serta anggota komunitas senam se-Kabupaten Bogor dan sekitarnya.
Ketua PERWATUSI DPC Kabupaten Bogor, Tati Nurhayati, menjelaskan bahwa kehadiran PERWATUSI bertujuan mengajak masyarakat aktif berolahraga sekaligus memperkenalkan Senam Pencegahan Osteoporosis.
"Ini juga menjadi upaya nyata untuk meningkatkan Angka Partisipasi Masyarakat Olahraga (APMO) Kabupaten Bogor," ujarnya.
Sejak pagi, peserta dengan antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu langsung oleh para IOP PERWATUSI. Tati Nurhayati mengaku bersyukur melihat animo masyarakat.
"Alhamdulillah kita dapat mengajak seluruh anggota masyarakat penggiat olahraga di sekitar Jalan Raya Tegar Beriman untuk mengikuti senam bersama.
Para peserta sangat antusias mengikuti jalannya senam sampai selesai, tidak ada yang beranjak sedikitpun. Malah semakin siang semakin bertambah," tuturnya.
Menurutnya, antusiasme yang terus bertambah menjadi indikator tercapainya APMO Kabupaten Bogor.
"Dengan semangat dan riang gembira peserta mengikuti acara sampai selesai. Semoga dengan diadakannya senam di acara Car Free Day Kabupaten Bogor semakin meningkat kesehatan dan kebugaran masyarakatnya sesuai dengan program pemerintah menuju era Indonesia Emas," tambah Tati.
Kegiatan CFD ini menjadi agenda rutin KORMI Kabupaten Bogor dengan melibatkan seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) secara bergiliran. Untuk Minggu ini, jadwal pengisi acara adalah PERWATUSI.
Melalui senam yang fun dan edukatif, PERWATUSI berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini.
"Bugar dan Sehat," tutup Tati Nurhayati.