PPYNI (Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia) Kabupaten Bogor melalui Komunitas Yoga di Bawah Pohon Matoa Tajurhalang menggelar kegiatan Yoga Sun Mory.
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu pagi pukul 06.30 WIB bertempat di Arco Pengasinan Cafe di bawah Pohon Matoa, Tajurhalang dan diikuti sebanyak 25 peserta dari usia remaja hingga 65 tahun, termasuk beberapa lansia.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan hidup yang jauh lebih sehat dengan yoga. Yoga merupakan olahraga yang menggabungkan gerakan fisik, teknik pernapasan, dan meditasi untuk meningkatkan keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Gerakan dalam yoga dipercaya dapat menjadi meditasi untuk meningkatkan konsentrasi dan mengurangi stres.
Dengan latihan rutin, yoga juga dapat membantu memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta memperkuat otot-otot inti, serta mendorong praktisi untuk lebih sadar akan kondisi tubuh dan pikirannya sendiri.
Ketua Inorga PPYNI Kabupaten Bogor, Eniyati Arikha, menjelaskan pentingnya pengaturan napas dalam yoga.
"Kegiatan beryoga sangat penting untuk mengatur napas saat yoga (pranayama) yang krusial untuk menyatukan tubuh dan pikiran, mengurangi stres, serta meningkatkan fleksibilitas dan fokus. Teknik ini melancarkan peredaran darah, merilekskan otot, meningkatkan kapasitas paru-paru, serta membantu mengendalikan emosi dan energi, yang pada akhirnya memberikan manfaat relaksasi mendalam," ujar Eniyati.
Ketua Komunitas Yoga di Bawah Pohon Matoa, Elan Anugrah Abimanyu, bersama Sie Latihan Dewi Natarajasana, menambahkan pesan penting tentang berlatih yoga dengan kesadaran.
Sesi latihan dipandu oleh Sie Latihan, Dewi Natarajasana.
"Sayangi tubuh saat beryoga berarti mendengarkan, menghormati, dan tidak memaksakan diri di atas matras. Yoga bukan tentang mencapai pose sempurna, melainkan tentang kesadaran, koneksi napas, dan merawat diri," tutur Dewi.
Ia membagikan panduan untuk menyayangi tubuh saat beryoga, yaitu dengan mendengarkan tubuh dan menghormati batasan, tidak memaksa tubuh ke dalam pose yang menyebabkan rasa sakit tajam, serta mengamati sensasi tubuh dengan kasih sayang bukan menghakimi keterbatasannya.
Suasana yoga pagi di bawah rindangnya pohon Matoa berlangsung sejuk dan menenangkan, memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta untuk menyatu dengan alam.