Schoten, Belgia – Atlet nasional Silek Harimau Minangkabau Indonesia asal Kabupaten Bogor, Rasya Alteza Ghandi, mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
Rasya berhasil meraih medali perak pada The 25th Belgium Open Pencak Silat International Championship yang berlangsung 24–26 April 2026 di Schoten, Belgia. Ia berlaga di kategori tanding usia remaja dan berhasil melaju hingga babak final.
Keikutsertaan Rasya merupakan bagian dari kontingen Indonesia yang berjumlah 43 orang. Sebagai atlet binaan INORGA Silek Harimau Minangkabau (SHM) Kabupaten Bogor sekaligus anggota Komunitas Kampung Silat Jampang, prestasinya menjadi bukti kekuatan pembinaan pencak silat di daerah.
Ketua INORGA SHM Kabupaten Bogor, Mohamad Nur Yasin yang akrab disapa Uda Yasin, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.
"Apresiasi kepada Atlet Nasional Silat Silek Harimau Minangkabau Indonesia Kabupaten Bogor Rasya Alteza Ghandi bagian dari INORGA KORMI Kabupaten Bogor dan member Komunitas Kampung Silat Jampang masuk final kategori tanding usia remaja berhasil mendapatkan prestasi gemilang memperoleh medali perak," ujarnya.
Menurut Uda Yasin, prestasi ini lebih dari sekadar capaian olahraga. Ia menilai keberhasilan Rasya menjadi representasi nyata kekuatan budaya Indonesia di panggung internasional.
"Melalui Pencak Silat, Indonesia berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi global terhadap kekayaan warisan budaya Indonesia," tegasnya.
Kehadiran Silek Harimau Minangkabau sebagai INORGA KORMI Kabupaten Bogor di ajang internasional ini diharapkan dapat memotivasi atlet muda lainnya untuk terus berprestasi sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.