Ratusan warga dan pegiat olahraga dari berbagai Induk Olahraga (Inorga) menyukseskan kegiatan "Menari di Bogor 2026" yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026. Antusiasme tinggi terlihat di Lapangan Citalahab Malasari, Bogor Barat, yang menjadi lokasi pelaksanaan tahun ini.
Kegiatan ini dihelat oleh KORMI Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga rekreasi berbasis seni dan budaya.
Menariknya, "Menari di Bogor 2026" tahun ini digelar di Lapangan Citalahab Malasari. Keindahan alam Bogor Barat menjadi latar yang menambah semarak kegiatan, sehingga peserta tidak hanya berolahraga tetapi juga menikmati suasana pegunungan yang sejuk.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar, mengapresiasi semangat para peserta dari berbagai Inorga yang hadir. Ia menyebut kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga dapat menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
"Menari di Bogor ini bukan hanya soal gerak, tapi juga tentang kebersamaan. Kami bangga melihat ratusan warga dan pegiat dari berbagai Inorga kompak menyukseskan acara ini," ujar pria yang akrab disapa Akew.
Kegiatan "Menari di Bogor" sendiri merupakan salah satu rangkaian dari "Tour de Malasari Halimun Salak Bupati Bogor Cup" yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Rangkaian acara ini diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Menari di Bogor 2.6 Dede Fitriansyah atau yang akrab disapa Defi menyampaikan bahwa Menari di Bogor 2.6 dipersiapkan selama satu bulan dengan berbagai tantangan dan latihan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada warga dari berbagai lintas usia yang sudah menyukseskan Menari di Bogor dari mulai latihan berhari-hari hingga tampil di depan Bupati pada hari minggu ini. Terima kasih juga untuk Inorga yang ikut hadir meramaikan kegiatan ini," katanya.
Dengan suksesnya "Menari di Bogor 2026", KORMI Kabupaten Bogor berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk aktif berolahraga sekaligus melestarikan budaya melalui gerakan tari.