15 Peserta Ikuti Sunday Morning Yoga di Bawah Pohon Matoa Tajur Halang

Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia atau PPYNI Kabupaten Bogor dari Komunitas Yoga di Bawah Pohon Matoa Tajur Halang menggelar kegiatan Sunday Morning Yoga pada Minggu pagi pukul 06.30 WIB di Arco Pengasinan Cafe di bawah pohon Matoa.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta dari berbagai rentang usia, mulai dari usia remaja hingga 65 tahun, termasuk beberapa peserta lanjut usia yang turut serta dengan penuh semangat.

Kegiatan ini mengusung semangat bahwa hidup akan jauh lebih sehat dengan yoga. Yoga adalah olahraga yang menggabungkan gerakan fisik, teknik pernapasan, dan meditasi untuk meningkatkan keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Gerakan dalam yoga dipercaya dapat menjadi meditasi untuk meningkatkan konsentrasi dan mengurangi stres.

Dengan latihan secara rutin, yoga juga dapat membantu memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta memperkuat otot-otot inti. Kini yoga telah berkembang menjadi berbagai aliran seperti hatha, vinyasa, ashtanga, dan yin yoga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan.

Ketua Inorga PPYNI Kabupaten Bogor, Eniyati Arikha, menekankan pentingnya pengaturan napas dalam yoga.

"Kegiatan beryoga sangat untuk mengatur napas saat yoga atau pranayama krusial untuk menyatukan tubuh dan pikiran, mengurangi stres, serta meningkatkan fleksibilitas dan fokus. Teknik ini melancarkan peredaran darah, merilekskan otot, meningkatkan kapasitas paru-paru, serta membantu mengendalikan emosi dan energi, yang pada akhirnya memberikan manfaat relaksasi mendalam," ujar Eniyati Arikha.

Menurutnya, olahraga yang efektif membersihkan dan meningkatkan kapasitas paru-paru umumnya berjenis aerobik dan latihan pernapasan seperti berenang, jalan cepat, joging, dan yoga.

Sementara itu, Sie Latihan Komunitas Yoga di Bawah Pohon Matoa, Dewi_natarajasana, mengingatkan pentingnya menyayangi tubuh saat beryoga.

"Sayangi tubuh saat beryoga berarti mendengarkan, menghormati, dan tidak memaksakan diri di atas matras. Yoga bukan tentang mencapai pose sempurna, melainkan tentang kesadaran, koneksi napas, dan merawat diri," jelas Dewi.

Ia menambahkan panduan untuk menyayangi tubuh saat beryoga adalah dengan mendengarkan tubuh dan menghormati batasan, jangan memaksa tubuh ke dalam pose yang menyebabkan rasa sakit, serta amati dan jangan mengkritik tubuh.

Kegiatan Sunday Morning Yoga ini dipimpin oleh Ketua Komunitas Elan Anugrah Abimanyu dan berlangsung dengan suasana sejuk dan penuh kekeluargaan di bawah rindangnya pohon Matoa.

Bagikan Berita :