Silek Harimau Minangkabau Hadir di Kampung Silat Jampang, Kabupaten Bogor

INORGA Silek Harimau Minangkabau (SHM) Kabupaten Bogor, bekerjasama dengan Komunitas Kampung Silat Jampang (KSJ), menggelar kegiatan "Tapak Tilas Filosofi Warisan Budaya Silek Harimau Minangkabau" pada Selasa, 17 Februari 2026. 

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan filosofi dan ciri khas jurus tradisi Silek Harimau Minangkabau sebagai warisan budaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 15 orang, termasuk Ketua INORGA SHM Kabupaten Bogor, Mohamad Nur Yasin, Pandeka SHM Uda Yos, dan Ketua Umum KSJ, Bapak H. Daswara Sulanjana, S.H. serta Salah Satu Dewan Guru KSJ Bang Shegi Juniar Dani Dalam sesi diskusi, Uda Yasin menjelaskan bahwa Silek Harimau Minangkabau adalah seni beladiri turun temurun yang berasal dari Agam balingka, Sumatera Barat, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

"Silat Harimau Minangkabau bukan hanya teknik bertarung, tapi juga pemahaman filosofi adat yang terkandung di dalamnya," kata Uda Yasin. 

Ia juga menjelaskan bahwa silat ini memiliki ciri khas agresivitas, kecepatan, dan kuda-kuda rendah, serta penggunaan senjata khas seperti Kerambit, Kuku Alang, Ladiang, Shonta, Sabik, Piaraik (tombak), dan Sarung.

Kegiatan ini tidak hanya berbagi wawasan, tapi juga mempraktekan gerak dasar dan gerakan khas Silek Harimau Minangkabau. 

Ketua INORGA SHM Kabupaten Bogor juga mengumumkan akan membuka sasaran baru di KSJ pada Ahad, 5 April 2026.

Dengan demikian, Silek Harimau Minangkabau semakin dikenal dan dilestarikan sebagai warisan budaya Indonesia.

Bagikan Berita :