Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI) Kabupaten Bogor bersama Komunitas Yoga di Bawah Pohon Matoa Tajur Halang kembali menggelar kegiatan Yoga Sunday Morning yang berlangsung di Arco Pengasinan Cafe, kawasan Pohon Matoa, Minggu pagi mulai pukul 06.30 WIB.
Kegiatan ini diikuti sekitar 40 hingga 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari remaja, dewasa hingga peserta lanjut usia berusia sekitar 65 tahun.
Suasana pagi yang sejuk dengan rindangnya pohon matoa menjadi tempat yang ideal bagi para peserta untuk berlatih yoga.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun gaya hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota komunitas dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan.
Ketua Komunitas Yoga di Bawah Pohon Matoa, Elan Anugrah Abimanyu, mengatakan bahwa latihan yoga rutin di ruang terbuka memberikan pengalaman yang berbeda karena peserta dapat merasakan ketenangan alam sekaligus memperoleh manfaat kesehatan secara menyeluruh.
Menurutnya, kegiatan ini terbuka bagi siapa saja tanpa memandang usia maupun tingkat kemampuan.
Selama sesi latihan, peserta dipandu oleh Sie Pelatihan, Dewi Natarajasana, yang mengajak seluruh peserta untuk berlatih dengan penuh kesadaran dan menghargai kemampuan tubuh masing-masing.
Ia menekankan bahwa yoga bukanlah tentang mencapai gerakan yang sempurna, melainkan membangun hubungan yang baik antara tubuh, pikiran, dan napas.
"Sayangi tubuh saat beryoga berarti mendengarkan, menghormati, dan tidak memaksakan diri di atas matras. Yoga bukan tentang mencapai pose yang sempurna, tetapi tentang kesadaran, koneksi dengan napas, dan merawat diri. Dengarkan tubuh, hormati batasannya, dan jangan memaksakan gerakan yang menimbulkan rasa sakit agar manfaat yoga dapat dirasakan secara optimal," ujar Dewi.
Ketua PPYNI Kabupaten Bogor, Eniyati Arikha, menjelaskan bahwa pengaturan napas atau pranayama merupakan bagian penting dalam praktik yoga.
Menurutnya, teknik pernapasan tidak hanya membantu meningkatkan kualitas latihan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik maupun mental.
"Pranayama menjadi kunci untuk menyatukan tubuh dan pikiran. Melalui pengaturan napas yang benar, yoga mampu membantu mengurangi stres, meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki konsentrasi, melancarkan peredaran darah, merilekskan otot, meningkatkan kapasitas paru-paru, serta membantu mengendalikan emosi dan energi sehingga tubuh menjadi lebih rileks," jelas Eniyati.
Ia menambahkan bahwa yoga termasuk salah satu olahraga yang efektif dalam menjaga kesehatan sistem pernapasan.
Bersama aktivitas aerobik lainnya seperti berenang, jalan cepat, dan joging, yoga membantu meningkatkan asupan oksigen, memperkuat otot-otot pernapasan, serta mendukung proses pembuangan karbon dioksida dan lendir dari saluran pernapasan secara lebih efisien.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, yoga juga berperan dalam meningkatkan keseimbangan mental melalui kombinasi gerakan, teknik pernapasan, dan meditasi. Latihan yang dilakukan secara rutin dapat membantu memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, memperkuat otot inti, mengurangi stres, serta meningkatkan kesadaran terhadap kondisi tubuh dan pikiran.
Melalui kegiatan Yoga Sunday Morning ini, PPYNI Kabupaten Bogor berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan yoga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Dengan semangat kebersamaan dan latihan yang dilakukan secara konsisten, yoga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperluas budaya hidup sehat di Kabupaten Bogor.